Minggu, 04 November 2012

LATAR BELAKANG ADANYA HTML5 DAN CSS3


LATAR BELAKANG ADANYA HTML5 DAN CSS3
HTML adalah singkatan dari Hyperteks Markup Language, yang merupakan sebuah bahasa dasar untuk membuat sebuah web yang berfungsi untuk menampilkan macam-macam informasi yang dibutuhkan. HTML adalah sebuah standar yang digunakan secara luas untuk menampilkan halaman web. HTML saat ini merupakan standar Internet yang didefinisikan dan dikendalikan penggunaannya oleh World Wide Web Consortium (W3C). HTML dibuat oleh kolaborasi Caillau TIM dengan Berners-lee robert ketika mereka bekerja di CERN pada tahun 1989 (CERN adalah lembaga penelitian fisika energi tinggi di Jenewa).
Html terdapat berbagai versi , di antaranya :
§  HTML 2.0 — (RFC 1866) disetujui sebagai standar 22 September 1995,
§  HTML 3.2 — 14 Januari 1996,
§  HTML 4.0 — 18 Desember 1997,
§  HTML 4.01 (minor fixes) — 24 Desember 1999,
§  ISO/IEC 15445:2000 ("ISO HTML", berdasar pada HTML 4.01 Strict) — 15 Mei 2000.
§  HTML 5 masih dalam draft pengerjaan — Januari 2008.
Kini, penggunaan bahasa web HTML sudah sampai pada HTML4. Banyak situs web yang menggunakan HTML4 sebagai landasan mereka untuk membuat web. Seperti :

Tapi seiring berjalannya waktu, HTML4 mulai tersingkir dengan hadirnya HTML versi baru yakni HTML5 yang pastinya memiliki kelebihan yang tak dimiliki oleh HTML4. Yang jadi pertanyaan adalah, kenapa harus ada HTML5 untuk menggantikan HTML4 ? bukankah sudah cukup menggunakan web dengan ‘berbasis’ HTML4? Apakah situs-situs besar akan pasti menggunakan HTML5? Dan apakah HTML4 benar-benar akan punah? Kita tidak tau pasti akan apa yang akan terjadi ke depannya.
HTML5 lahir pada tahun 2009 yang merupakan  standar  baru  untuk  HTML, XHTML dan DOM HTML. HTML5 merupakan hasil proyek dari   W3C (World Wide Web Consortium) dan WHATWG (Web Hypertext Application Technology Working Group). WHATWG bekerja dengan bentuk situs dan aplikasi, sedangkan W3C merupakan pengembang dari XHTM L 2.0 pada tahun 2006, kemudian mereka memutuskan untuk bekerja sama dan membentuk versi baru dari HTML.

HTML5 baru mencuat pada April 2010 setelah CEO Apple Inc., Steve Jobs, mengatakan bahwa dengan pengembangan HTML5, "Adobe Flash sudah tidak dibutuhkan lagi untuk menyaksikan video atau menyaksikan konten apapun di web".
Adapun tujuannya di ciptakan HTML5 adalah sebagai berikut :
1.         Fitur baru harus didasarkan pada HTML, CSS, DOM , dan JavaScript. 
2.        Mengurangi kebutuhan untuk plugin eksternal (seperti Flash) sehingga dapat meningkatkan kinerja webnya. HTML5 memiliki element atau atribut yang dapat memasukkan dan menampilkan audio dan video, seperti yang sudah di ketahui banyak orang. Tapi jika kita sudah menggunakan HTML5 kita tidak lagi membutuhkan plugin tersebut. Kita hanya tinggal menggunakan tag<audio> atau <video>  untuk menampilkan file multimedia.
3.         Penanganan kesalahan yang lebih baik.
4.         Lebih banyak markup untuk menggantikan scripting.
5.         HTML5 merupakan perangkat mandiri.

Fitur baru dalam HTML5:

·           Unsur kanvas untuk menggambar.
·           Video dan elemen audio untuk media pemutaran.
·           Dukungan yang lebih baik untuk penyimpanan secara offline.
·           Elemen  konten yang  lebih  spesifik, seperti  artikel, footer, header,
navigation, section.
·           Bentuk kontrol form seperti kalender, tanggal, waktu, e-mail, URL, search.

Beberapa kelebihan yang dijanjikan pada HTML5:

·         Dapat ditulis dalam sintaks HTML (dengan tipe media text/HTML) danXML.
·         Integrasi yang lebih baik dengan aplikasi situs dan pemrosesannya.
·         Integrasi ('inline') dengan doctype yang lebih sederhana.
·         Penulisan kode yang lebih efisien.
·         Konten yang ada di situs lebih mudah terindeks oleh search engine. 
Saat ini HTML5 masih dalam pengembangan, namun hanya beberapa browser sudah mendukung HTML5.Beberapa browser tersebut seperti Safari, Chrome, Firefox, dan Opera. Kabarnya IE9 (Internet Explorer) akan mendukung beberapa fitur dari HTML5.
Sedangkan CSS adalah singkatan dari Cascading Style Sheet. CSS bertugas untuk ‘mempercantik web’. CSS adalah serangkaian kode yang memberi tahu web browser bagaimana menampilkan sebuah halaman HTML. Pada dasarnya, halaman HTML berfungsi sebagai kerangka, framework dasar dari sebuah halaman website, sementara CSS memperinci bagaimana elemen-elemen khusus dari sebuah halaman ditampilkan. CSS dapat membuat kita bisa mengontrol jenis, ukuran, dan warna font, background, dan sebagainya dari sebuah halaman HTML.
Adapun beberapa versi CSS :
·         CSS level 1 atau biasa disebut dengan CSS
·         CSS 2 dan yang sedang terkenal sekarang adalah
·         CSS3
Kehadiran CSS membuat pekerjaan web developer menjadi jauh lebih sederhana dan cepat untuk mengubah gaya pada halaman website. Anda hanya perlu mengedit satu dokumen CSS untuk mengubah tampilan dan aksi keseluruhan halaman website.
Seperti yang telah disebutkan di atas, HTML5 memungkinkan Anda menonton video dan animasi di web browser tanpa harus menginstal plugin, seperti Adobe Flash, Microsoft Silverlight, dan Google Gears.
Fitur video terbaru dari HTML5 ini akan sangat membantu pengguna hardware dan software proprietary seperti Apple iPhone karena seperti yang kita ketahui, Apple menolak kontrol terhadap smartphone andalannya ini dilakukan oleh aplikasi lain.
Sebagian besar pengguna BlackBerry yang tidak mendukung Flash juga bisa menikmati fitur baru di HTML5 ini. Selain itu, pengguna Apple iPad pasti akrab dengan istilah iPad ready, bahkan Apple membuat sebuah halaman khusus yang memuat daftar website yang telah menggunakan HTML5 dan CSS3 (www.apple.com/ipad/ready-foripad/).

Satu hal yang perlu diperhatikan bahwa fitur video dalam HTML5 masih terus berubah. Sebagai contoh, web browser Safari, Chrome, dan Internet Explorer mendatang akan mendukung video yang di-embedd dalam HTML5 yang menggunakan format H.264. Sementara, Firefox saat ini hanya mendukung video HTML5 yang menggunakan format Ogg Vorbis. Alasan orang-orang di balik Firefox adalah sifat closed source H.264 akan mendatangkan masalah pada lisensi di kemudian hari.
HTML5 dan CSS3 juga memudahkan para desainer web untuk menciptakan animasi dan game interaktif tanpa Flash. Sebagai contoh perpaduan antara HTML5, CSS3, dan JavaScript dalam menciptakan animasi, dapat Anda lihat pada game-game besutan Akihabara (www.kesiev.com/akihabara/) dan animasi Star Wars AT-AT Walker (http://anthonycalzadilla.com/css3-ATAT/).

Itulah sekelumit kelebihan yang ditawarkan oleh HTML5 dan CSS3. Memang, keduanya tidak dimaksudkan untuk menggantikan Flash, tetapi perpaduan HTML5 dan CSS3 cukup menjanjikan untuk pengembangan animasi tanpa Flash di masa yang akan datang. Selain itu, keduanya juga membuat aplikasi dan halaman web menjadi lebih atraktif.

HTML5 dan CSS3 telah membawa perubahan dalam dunia web dan membuat pembangunan aplikasi web menjadi lebih mudah.

Sumber Informasi :

http://id.wikipedia.org/wiki/HyperText_markup_language

0 komentar:

Posting Komentar